Sunday, 25 May 2008

Berdoa

Sejak aku kenal Tuhan, kerinduanku adalah membaca Alkitab, bukan berdoa. Meski aku tetap berdoa, tapi doa2ku tidak seintens aku membaca Alkitab. Tapi melalui peristiwa keluargaku, aku menyadari betapa indahnya berdoa itu. Aku bisa merasakan kehadiran Tuhan yang begitu dekat, jamahan tanganNya yang selalu menjagaiku. Aku dikuatkan, aku dimampukan, aku dipulihkan. Aku salah menangkap maksud dari ayat ini

Matthew 6:5-8

And when you pray, you shall not be as the hypocrites are: for they love to pray standing in the synagogues and in the corners of the streets, that they may be seen of men. Truly I say to you, They have their reward. But you, when you pray, enter into your closet, and when you have shut your door, pray to your Father which is in secret; and your Father which sees in secret shall reward you openly. But when you pray, use not vain repetitions, as the heathen do: for they think that they shall be heard for their much speaking. Be not you therefore like to them: for your Father knows what things you have need of, before you ask him.

Aku mengabaikan ayat2 sebelumnya, dan langsung membaca ayat 8, Tuhan tahu kebutuhan kita sebelum kita meminta kepadaNya. Itu betul, tapi Tuhan tidak ingin kita menjadi malas berdoa. Lihatlah bagaimana Yesus sebelum memulai perjalananNya memberitakan injil, Dia berdoa dan berpuasa, 40 hari 40 malam. Setiap selesai melakukan banyak mujizat, malam harinya atau keesokan paginya sebelum fajar menyingsing, sebelum orang2 beraktivitas, Ia mencari tempat sepi dan selalu berdoa. Sebelum Ia akan disalibkan, Ia berdoa kepada Bapa di surga, bahkan hingga keringatnya mengalir seperti tetesan butir2 darah. Ia adalah Tuhan, kenapa Ia masih terus berdoa?

Matthew 14: 23

And when he had sent the multitudes away, he went up into a mountain apart to pray: and when the evening was come, he was there alone.

Ia ingin mengajarkan kepada kita, bahwa tubuh ini lemah, spirit itu kuat. Dia berdoa, 'BapaKu, jikalau Engkau berkenan, ambillah cawan ini dari hadapanKu, tetapi janganlah kehendakKu, melainkan kehendakMu lah yang jadi. [Lalu seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadaNya dan memberi kekuatan kepadaNya] Lukas 22:42

Matthew 26:41

Watch and pray, that you enter not into temptation: the spirit indeed is willing, but the flesh is weak.

Romans 8:26

Likewise the Spirit also helps our infirmities: for we know not what we should pray for as we ought: but the Spirit itself makes intercession for us with groanings which cannot be uttered.

Yesus adalah Tuhan dan Dia juga 100% manusia. Dia mau turun ke dalam dunia ini, mengambil rupa sebagai manusia, untuk menjadi sama seperti kita, Ia mengerti setiap masalah kita, karena Ia pun menjadi seorang manusia. Sama seperti Ia selalu berdoa, Ia pun ingin murid2Nya mengikuti teladanNya, dan menjadikan doa itu sebagai nafas kehidupan orang2 percaya.

Hebrews 2:14-17

For as much then as the children are partakers of flesh and blood, he also himself likewise took part of the same; that through death he might destroy him that had the power of death, that is, the devil; And deliver them who through fear of death were all their lifetime subject to bondage. For truly he took not on him the nature of angels; but he took on him the seed of Abraham. Why in all things it behooved him to be made like to his brothers, that he might be a merciful and faithful high priest in things pertaining to God, to make reconciliation for the sins of the people.

Aku mengakui kesalahanku, aku yang tadinya jarang berdoa, salah satu doaku adalah begini, 'Tuhan, Engkau tahu kebutuhanku sebelum aku meminta, Engkau tahu A-Z nya, jadi aku mau tidur dulu ya, Met malam, Tuhan.'

Setelah kejadian keluargaku, aku selalu berdoa, karena doa itu mampu memberikan kekuatan yang aku butuhkan, mampu memberikan ketenangan yang dari Tuhan, bukan ketenangan seperti hasil meditasi, dsb. Tapi ketenangan karena kita mempunyai Tuhan yang Maha Mulia, yang mau mendengar doa2 kita. Kalau Tuhan beserta kita, siapakah lawan kita. TIDAK ADA.

James 5:16

Therefore, make it your habit to confess your sins to one another and to pray for one another, so that you may be healed. The prayer of the righteous person is powerful and effective.

Tuhan mengajariku, untuk selalu berdoa dan berkomunikasi denganNya, bukan hanya disaat ada masalah, tapi juga disaat hidup berjalan dengan mulusnya. Ia tidak ingin kita kehilangan kontak denganNya. Tapi doa2 yang Tuhan ingin kita punya, bukanlah doa2 yang masih menaruh ambisi, atau ada dendam, atau ada ego kita. Kalau kita sedang membenci sesama, dan ingin Tuhan hukum itu orang, atau kalau kita lagi marah sama seseorang, ingin orang itu celaka, atau kalau kita ingin taruhan bola atau lotto kita menang, kita berdoa. Doa seperti itu, tidak akan pernah Tuhan jawab. Kalaupun itu terjawab, itu bukanlah dari Tuhan, mungkin itu dari iblis atau emang kebetulan.

Tuhan mengajari kita, kalau kita hendak berdoa dan masih ada masalah dengan tetangga yg mengganjal, selesaikan dahulu masalahnya baru berdoa. Kalau kita marah sama seseorang, selesaikan dahulu masalahnya sebelum matahari terbenam. Jangan hatimu kotor oleh dosa, karena 'Bukan tanganKu kurang panjang, atau telingaKu kurang tajam, tapi karena ada dosa dan pelanggaran dan kejahatan yang memisahkan antara kita dengan Dia sehingga Ia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar.'

Tuhan juga tidak pernah memberikan berkat yang ujungnya akan menyebabkan anak2Nya menjauh daripadaNya. Kalau Tuhan tahu kmu orangnya gampang sombong atau tinggi hati, Ia tidak akan memberikan kepadamu hadiah milyaran rupiah hasil judi atau lotto. yang mana akan membuatmu mati. Kamu tahu, semakin besar kekuasaan, semakin besar harta, semakin besar talentmu, semakin besar godaan yang mengikuti di belakangnya. Lebih gampang seekor unta masuk kedalam lubang jarum, daripada orang kaya masuk ke dalam kerajaan Allah. Apa yang Tuhan ajari? Dia mengajari kita untuk setia pada perkara kecil terlebih dahulu, baru Dia akan memberikan kita perkara yang lebih besar, artinya: Dia mengajari kita setahap demi setahap. My friends, tidak ada yg instan di dunia ini, lihatlah perbedaan Ruth Sahanaya dengan jebolan Indonesian Idol, lihatlah bagaimana nasib orang2 yang menang lotere, hari ini mereka kaya, kelak mereka akan ada di jalanan lagi.

Berdoalah senantiasa, biar pencobaan jauh daripadamu, berdoalah kalau ada keinginan hatimu yang benar2 murni dan tulus namun terlihat sulit jalannya, mintalah kekuatan daripadaNya. Karena doa orang benar itu sangat besar kuasanya dan ada hasilnya. Berdoalah agar kamu bisa terus setia kepadaNya hingga kamu melihat kedatanganNya untuk kedua kali.

1 Thessalonians 5:17

Pray without ceasing.

Mark 11:24

Therefore I say to you, What things soever you desire, when you pray, believe that you receive them, and you shall have them.

Luke 21:36

Watch you therefore, and pray always, that you may be accounted worthy to escape all these things that shall come to pass, and to stand before the Son of man.

Prayer and Fasting

Apakah saat ini kamu sedang mengalami masalah yang sangat berat? Kamu mencoba mencari kemana2 solusinya, tapi tidak ada seorangpun yang dapat membantu. Kamu merasa setiap jalanmu buntu, dan satu2nya pengharapanmu adalah Tuhan.

Atau kamu sedang berhadapan dengan roh jahat yang sulit untuk diusir, roh tersebut telah sekian lama mengganggumu, kamu telah melakukan berbagai cara rohani maupun jasmani, kamu telah pergi mengunjungi pendeta, dsb untuk lepas dari roh jahat itu, namun tidak dapat. Mengapa?

Matius 17:14-21

Ketika Yesus dan muridNya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seseorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya, 'Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid2Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya. Lalu kata Yesus, Hai kamu, orang2 yang tidak percaya dan yang sesat, sampai kapan Aku harus tinggal di antara kamu? Bawalah anak itu kemari!' Dengan keras Yesus menegur dia, lalu keluarlah setan itu dari dia dan anak itu pun sembuh seketika itu juga. Kemudian murid2 Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka, 'Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?' Ia berkata kepada mereka, 'Karena kamu kurang percaya. Sebab sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, - maka gunung ini akan pindah, dan tidak akan ada yang mustahil bagimu. [Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.]

Ada dua alasannya

Pertama dikarenakan kamu tidak beriman. Kekuatiran telah mengalahkan imanmu. Pengharapanmu akan Tuhan telah tertutup oleh semua masalahmu, semua kekuatiranmu, semua pergumulanmu. Kamu melupakan Tuhan, dan lebih mengandalkan dirimu sendiri atau orang lain sebagai solusi untuk masalahmu. Kamu mencari bantuan ke teman2mu, ke tetangga2mu, ke saudara2mu, dan sama sekali tidak pernah mempercayai Tuhan bahwa Dia mampu menyelesaikan masalahmu. Kamu pikir Dia itu tidak terlihat, Dia itu tidak dapat memberikan kepastian akan masalahmu seperti temanmu melalui uangnya, melalui nasihatnya, dsb. Mereka lebih bisa diandalkan daripada Tuhan, begitulah pikirmu.

Kedua, selain imanmu kepada Tuhan, Tuhan pun ingin melihat usahamu, Dia bukanlah Tuhan yang menjawab setiap permintaan yang disampaikan kepadaNya. Ia menguji setiap permintaan yang ditujukan kepadaNya, seberapa besar pengharapan mereka kepadaNya. Bayangkan kalau setiap permintaan yang ditujukan kepadaNya harus selalu dijawab, dunia ini akan menjadi sangat kacau. Satu orang ingin misalnya Chelsea juara, lainnya ingin MU juara. Atau satu orang ingin menjadi orang terkaya di dunia, dan masih ada 1000000 orang lain pun yang berpikiran sama. Siapakah yang akan tempatkan di posisi pertama kalau Dia mesti menjawab setiap doa?

Bagaimanakah caranya menarik simpati Tuhan? Jawabannya sederhana: Beriman, Berdoa dan Berpuasa

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang diharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak dilihat. Doa adalah nafas orang percaya, dan Puasa adalah bukti keteguhan hatimu kepada Tuhan.

Kalau ada seseorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seseorang yang bergembira baiklah ia bermazmur. Doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia, dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Kerena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, sangat besar kuasanya dan ada hasilnya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh2 berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa lagi dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.

Doa + Puasa = Pelepasan

Prayer + Fasting = Deliverance

Be Humble!!

Raja yang paling besar diluar bangsa Israel sepanjang sejarah adalah Raja Nebuchadnezzar. Ia adalah pemimpin termasyur Pemerintahan Babilon. Tidak pernah ada raja setelahnya yg kerajaannya mampu menyaingi kebesaran kerajaan Babilon yg terbentang dari Asia ke Eropa. Tidak kerajaan Persia, kerajaan Romawi, kerajaan Yunani ataupun kerajaan Inggris, dsb.

Seperti mimpinya ttg sebuah pohon yg sangat tinggi, pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit dan dapat dilihat sampai keujung seluruh bumi. Daun2nya indah, buahnya berlimpah2, padanya ada makanan bagi semua yang hidup, di bawahnya binatang2 di padang mencari tempat bernaung dan di dahan2nya bersarang burung2 di udara dan segala makhluk mendapat makanan daripadanya....sebesar dan setinggi itulah dia di seluruh bumi ini.

Tapi kemudian datang seorang penjaga, seorang kudus, turun dari langit, ia berseru dengan nyaring, demikian katanya, 'Tebanglah pohon itu dan potonglah dahan2nya gugurkanlah daun2nya dan hamburkanlah buah2nya! Biarlah binatang2 lari dari bawahnya dan burung2 dari dahannya! Tetapi biarkanlah tunggulnya tinggal di dalam tanah, terikat dengan rantai dari besi dan tembaga di rumput muda di padang: biarlah ia dibasahi dengan embun dari langit dan bersama2 dengan binatang2 mendapat bagiannya dari rumput di bumi. Biarlah hati manusianya berubah dan diberikan kepadanya hati binatang. Demikian berlaku atasnya sampai tujuh masa berlalu. Titah ini adalah menurut putusan para penjaga dan hal ini menurut perkataan orang2 kudus, supaya orang2 yang hidup tahu, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikan kepada siapa yang dikehendakiNya, bahkan orang yang paling kecil sekalipun dapat diangkatNya untuk kedudukan itu.

My friend, di artikel sebelumnya dikatakan kalau Nebuchadnezzar mengakui kalau Tuhan-nya Shadrach, Messach, dan Abednego adalah Tuhan yang dasyat. Kerajaannya pun semakin lama semakin besar dan ia mulai meninggikan diri, hal yang sangat dibenci Tuhan. Tuhan lalu datang memperingati dia lewat mimpi yang berhasil diintrepretasikan oleh Daniel. Daniel berkata kalau ia akan tinggal diantara binatang2 dan makan rumput seperti lembu, dan dibasahi oleh embun dari langit selama 7 tahun. Daniel pun memintanya untuk melepaskan dirinya dari dosa dengan melakukan keadilan, dan daripada kesalahan dengan menunjukkan belas kasihan terhadap orang yang tertindas, dengan demikian kebahagiaannya akan dilanjutkan.

Tuhan selalu menyampai sesuatu in advanced. Sebelum sesuatu terjadi atau dinubuatkan, Tuhan telah berfirman melalui Roh KudusNya. Mungkin bisa lewat mimpi atau lewat suara, atau lewat perantaranya atau malaikatnya secara langsung. Tuhan beri itu sebagai peringatan, yang kalau orang yang diperingati menurut dan menjauh kejahatannya, aku yakin ia akan baik2 saja. Tapi kalau orang itu nakal, ia akan mengalami secara persis apa yang telah dinubuatkan. Begitupun dengan nubuatan yang baik, seperti Tuhan berkata kepada Nuh kalau Dia akan mendatangkan air bah, Nuh diminta untuk membuat bahtera dan gara2 ketaatannya, Nuh dan keluarganya diselamatkan. Bayangkan kalau ia tidak taat, seluruh isi dunia sudah lenyap dari sejak saat itu.

Setelah 12 bulan sejak mimpi tersebut, ketika raja sedang berjalan di atas istana, ia berkata: Bukankah itu Babel yang besar itu yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan? Raja belum habis berbicara, ketika itu juga langsung terdengar suara dari langit, 'Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebuchadnezzar, bahwa kerajaan telah beralih daripadamu, engkau akan dihalau dari antara manusia dan tempat tinggalmu akan ada di antara binatang2 di padang. Kamu akan makan rumput seperti lembu, dan ia akan dibasahi seperti embun dari langit, dan hal itu akan terjadi selama 7 tahun lamanya.

Raja yang begitu besar, karena kesombongannya, Tuhan rendahkan hingga tingkat terendah. Dia disamakan seperti binatang, makan dari rumput dan tidur diluaran. Orang2 yang selama ini dekat dengannya, official2nya, pejabat2nya, tidak lagi mau mengenalnya. Seperti burung dan binatang2 yang berlindung dibawahnya tercerai berai, begitu juga dengan orang2 itu. Dia benar2 dijauhkan dari semua kebesarannya, harta bendanya, kemewahannya, karena dia sombong dan tidak mengembalikan segala hormat dan pujian kepada Tuhan yang mengangkatnya tinggi.

Mungkin saat ini kamu sedang sukses, posisi kamu sedang tinggi, hati2lah! Jangan sampai kesombongan muncul karena Tuhan membenci kesombongan. Tuhan selalu mengajari untuk merendahkan diri dan melayani sesama, bukan bangga atas anugerah yg telah Tuhan limpahkan kepada dirimu. Atau mungkin saat ini, karena kesombonganmu kamu sedang ditumbangkan Tuhan. Jangan lemah hatimu, tapi berbaliklah, karena dari situasi ini, Tuhan ingin kamu balik kepadanya. Dan seperti Nebuchadnezzar setelah ia mengakui kalau Tuhan itu Mahatinggi, Tuhan pulihkan dia ke posisinya bahkan lebih tinggi daripada sebelumnya.

Bagaimana kalau Nebuchadnezzar tidak mau mengakui? Aku pun yakin, kalau situasinya bakalan terus seperti itu, ia selamanya akan makan rumput, dan tidur diluar. Dia tidak punya pilihan lain kecuali bertobat dan berbalik atau dia selamanya disana. Sekarang apa yang akan kamu lakukan? Balik atau bertobat? Aku harap kamu memilih langkah yang bijak.

To God be the Glory

Apakah kamu sedang tertekan, sedang bergumul dengan masalah2mu? Tertekan dari oppresion from the devil? Mari belajar kepada Shadrach, Meshach, Abednego.

Saat itu Raja Nebuchhadnezzar membuat patung dari emas, 27 meter tingginya dan 2.7 meter lebarnya. Dan sebagai raja, dia mengeluarkan ketetapan bahwa seluruh anggota pemerintahannya begitu mendengar suara berbagai macam alat musik, akan sujud menyembah kepada patung tersebut, dan jika ada orang yg tidak mematuhi perintahnya, mereka akan dimasukkan kedalam dapur api. Saat itu ketetapan raja adalah mutlak, raja saat itu dianggap setara dengan god. Dia sangat ditinggikan dan disanjung.

Tapi ada 3 orang yg tidak mau tunduk dan menyembah patung itu. Dan akhirnya mereka diperhadapkan kepada Raja disuruh utk sujud menyembah patung. Tapi 3 orang ini sama sekali tidak gentar dan menolak. Mereka menolak untuk mengakui ilah lain, mereka menolak untuk menyembah allah lain, mereka memilih setia sama Tuhannya meski ancamannya adalah hukuman mati, dimasukan ke dalam dapur api.

Mereka dengan lantang berkata, “O Nebuchadnezzar, we have no need to answer you in this matter. If this be so, our God whom we serve is able to deliver us from the burning fiery furnace, and he will deliver us out of your hand, O king. But if not, be it known to you, O king, that we will not serve your gods or worship the golden image that you have set up.”

Ada beberapa point penting disini

Pertama, mereka tidak takut dengan otoritas yang manusia punya. Mereka bahkan memanggil Raja dengan namanya. Bagi mereka, Nebuchadnezzar bukanlah siapa2 dibanding Tuhannya, mereka tidak gentar terhadap semua ancaman2nya.

Kedua, mereka beriman, kalau Tuhan yang mereka sembah akan mampu utk membebaskan mereka dari dapur api dan dari tangan raja. Mereka tidak pernah melihat ada orang yang selamat saat dimasukkan dalam api sebelumnya, tapi mereka bisa dengan lantang berkata, 'Tuhan yang kami sembah akan menyelamatkan kami.' What a faith!

Ketiga, mereka mengimani kalau meskipun tidak diselamatkan dari dapur api, tapi mereka ingin sang raja tahu bahwa mereka memilih mati daripada sembah allah lain.

Dan ini adalah dupa yang harum dihadapan Tuhan, Tuhan berkenan kepada mereka. Tuhan menghargai iman yang seperti itu. Sebelum semuanya terlaksana, sebelum mata kamu bisa melihat manifestasi keagungan Tuhan, tapi dalam hatimu kamu percaya, dan dengan mulutmu kamu berkata dengan lantang, 'God will surely do this without any doubt in your faith', kamu akan mendapatkannya. Karena Ia menghargai imanmu dan Dia mengetahui bahwa apa yg kamu minta bukan berdasarkan nafsumu, amarahmu, egomu, tapi berdasarkan hati yg rindu kepada Tuhan.

Karena pengakuan inilah, raja menjadi sangat murka dan memanaskan apinya 7 kali lebih panas, dan melemparkan mereka ke dalam. Saking panasnya, orang yg melemparnya pun ikut terbakar. Mereka jatuh ke dalam api tersebut dengan tangan terikat.

Tapi kemudian terkejutlah raja dan berkata, 'Bukankah tiga orang yg telah kita campakkan dengan terikat ke dalam dapur api itu? Tetapi ada empat orang kulihat berjalan2 dengan bebas di tengah2 api itu, mereka tidak terluka, dan yg keempat itu rupanya seperti anak dewa!

My friend, aku menegaskan kata terikat dan bebas. Lihatlah bagaimana awalnya mereka terikat, tertekan akibat menolak keputusan raja, yg bagi mereka melawan kehendak Tuhan, tapi karena mereka setia dan beriman, Tuhan menyelamatkan mereka, bebas dan tidak terluka. Tuhan kirim malaikatnya utk selamatkan mereka, bebaskan mereka dari segala ikatan dan tekanan. Mereka menjadi bebas. Praise the Lord!!

Lalu terjadilah perubahan dalam diri raja, yang tadinya mengutuk skrg dia berkata dengan mulutnya sendiri, mulut seorang raja yang sangat agung, tidak ada pemerintahan setelahnya yg melebihi kebesaran raja Nebuchadnezzar. Dia bisa berkata, 'Shadrach. Meschach, Abednego, hamba2 Tuhan yang maha tinggi, keluarlah dan datang kemari.' Mereka keluar dengan tubuh yg tidak mempan oleh api, rambut mereka tidak hangus, jubah mereka tidak berubah, bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka.

Nebuhadnezzar memuji Tuhan dan berkata, 'Terpujilah Tuhannya Shadrach, Meshach, Abednego! Ia telah mengutus malaikatNya dan melepaskan hamba2Nya, yang telah menaruh percaya kepadaNya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah ilah manapun kecuali Tuhan mereka. Sebab itu aku mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa, suku bangsa atau bahasa manapun ia, yang mengucapkan penghinaan terhadap Tuhannya Shadrach, Meshach, Abednego, akan dipenggal dan rumahnya akan dirobohkan menjadi timbunan puing, karena tidak ada ilah lain yang dapat melepaskan secara demikian.

Lihatkah kamu, bagaimana Tuhan memakai setiap situasi, mau seburuk apapun itu, Dia mampu merubahnya untuk meninggikan namaNya? Mungkin situasi kamu saat ini seperti Shadrach, Meshach, Abednego tertekan, dihimpit oleh peraturan2 ato kuasa2 kegelapan, tapi aku ingin kamu terus beriman dan berkata dengan lantang, bahwa kamu tidak akan tunduk kepada kuasa iblis dan Tuhanlah yang akan membebaskan kamu. Meski kamu tidak ada bukti sebelumnya, tapi kualitas itulah yang Tuhan cari, orang yang mau berdiri teguh diatas namaNya. Dan Ia akan membebaskan kita dari segala ikatan2 iblis tanpa luka sedikitpun bahkan bau terbakar pun tidak. Dan akhirnya raja memberikan kedudukan tinggi kepada Shadrach, Meshach, Abednego di wilayah Babel.

Father, Mother, Brothers and Sister, kita tahu kalau saat ini tekanan datang kepada keluarga kita, tapi seperti Tuhan membebaskan tangan yg terikat. Keluarga kita pun akan dibebaskan dari masalah ini. Tapi aku ingin kalian semua mempunyai iman seperti 3 orang ini, yang berkata tanpa takut dan keraguan, bahwa Tuhan akan menyelamatkan kita. Yang melihat sesuatu sebelum semuanya terlaksana dan mengimani itu. Aku ingin kita sekeluarga memberikan testimoni tentang keadaan keluarga kita jauh sebelum Tuhan manifest, biar seperti Nebuchadnezzar berubah dari tidak percaya menjadi percaya, orang2 di sekitar kita pun, yang mendengar testimoni kita, bisa Tuhan ubahkan hatinya. Mereka tahu dan menerima dalam hatinya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup. Maju terus dalam Tuhan, my family. GBU

Saturday, 24 May 2008

Housemoving (English Version)

Today I heard the news that my family has moved out to the new house, I thought they will do that at the end of the month. I was so sad and cried out to the Lord. 'God, what's next?'

One by one, our things was taken away. First, our family's happiness, then my parents marriage life, even almost my father's and my mother's life, then my brothers' academic, our car, our deposits, and now, our house, and it didn't stop until that, my little dog need to be out too. We have a big problem, my father worked as bank manager, one day, the money from his bank was corrupted by his vice manager, the sum is huge. Even though my father didn't know anything about that, the big boss accused him involved in this matter. Then, within one day, everything changed. Our life was never the same again.

Our home, that we lived for 20 years, our dog that grew up together with us for 7 years now were taken. We moved to the new house, owned by strong moslem family, no dog allowed, and since we had tried to search another house but can't find, we decided to take that house, but need to leave out dog alone.

What's next? Let it be ceased, my Father, my Savior. I cried out to you, you are my God, to you I believe. I put my trust in you. Help us, Jesus.

I know that you will save us, I have faith in you, but even if you don't help us, I will still put my trust in you, I will always believe in you, even stronger and stronger. The more I see pains in this world, the more I want to be in heaven. I am longing to see heaven. Heaven is far more beautiful than this world, no suffering, no struggling, no pains, no sorrows, no sadness, not even one small drop of tear. My eyes is on you, Jesus.

If I looked to the past, I am truly blessed. You are such an awesome God. You saved my father, my mother, my brothers and sister, You always guide and take care of them. You make the relationship among us stronger, my mother love my father, parents love children and vice versa. Why should I curse you? I should even worship you more and more. I will always love you till I my body fall asleep, my heart stop beating.

God, thank you for open my eyes of understanding. Even through this situation, you put something in my mind. I want to write it to everybody to bless them. In Jesus' name. Amen

----------------------------------------------------------

Have you even moved out? What did you do to your old house? You sorted all the things and packaged it, right? Sometimes, when you are doing sorting and cleaning stuff like that, you realized that your house wasn't as clean as you thought. There was some spiderweb or some other dirt behind your cupboard, or below your stair, there were a lot of moth, etc. You will never realized it until you do the housemoving.

The same thing apply with our heart, my friends. We would never know how dirty and shameful it is. We never realized it because no one tell us so. Who told you watch adult movie is sin if you are already more than 17 years old? Who told you smoke, drug, free sex are sin if you are mature enough to be responsible for your own future? Who told you cheating is sin if everybody else is cheater? Bad, cheap stuff was sold for a good couple of money, just because your 'good' advertisement. Is that not cheating? Of course not, right? That's your opinion. Or who told you to be selfish is not sin if everybody do so, is there saint in this world, everybody is a liar. Is that your thought? I myself admit, I did think like that before.

Why? The answer is simple, because we still live in the darkness. We can't differenciate between right or wrong. Even though we could, but we can't help it, we still keep doing that, even worse. The more mature we are, the more wicked we become. When we were just a small child, we only did lie, but now, we cheat. We did only see our friend's exam paper, but now we steal. We did only watch porn movie, but now we do free sex, orgies, sex before married, even worse, adultery. Are those things sin for you? Of course not, right?....Or though you know those things are sin and there is voice from the bottom of your heart that told you it so, you chose to kill that voice, you chose your own life. You think, life is just once, live your life fully, enjoy the life. You filled your heart with those bad things, my friends.

Let me tell you plainly, the things you do, I did those things as well. We are not saints, that's the truth. Since we were born in this world, we are already under control of sin, and wage of sin is death. We know it, but we can't help it, so what? As I tell you and I also did before, I kill my sense, I kill my heart, and continue to enjoy the life. Is that true? Do you admit that your heart is so dirty but you can't help it?

You know it is wrong, and you know you have to pay for the penalty, you think that your chance to go to heaven is 50:50. You just hope, that all your good deeds in this world is greater than your bad deeds, and hope that God is generous enough to let you pass the heaven's door. You just can hope but not sure, because you know that you are a sinner. Your heart is so dirty.

As housemoving, we wouldn't move unless some greater force force us to move. For my family' case, we were forced by the outsider. But maybe for your own case, you move because you want to life in better home, or because of your work or your study. But, above all, they need driving force. Am I right?

The same thing apply with our dirty heart. We, for the whole lifetime, have been there, we covered ourself with muds, rubbish, etc, nobody or no force force us to move. Who or what can force us to move from that darkness life?

The answer: The Light

Because the Light come and present himself, shine upon our darkness life, our eyes now opened. We realize that our heart is so dirty, we don't like it, we are ashamed, we want to find out the solution to cleanse us. Some people do have a bath again and again, hope their heart was cleansed, some people go to the club, party, some people go to alcohol, some people go the yoga class, some people go to sex, some people go to personality development class. But still, they can't find it. Be rejoice if you are in that position. For godly sorrow leads to repentance.

You are not alone, I was like that before, all my sin, my bad attitude, my dirty life were exposed by the Light. Even for my case, I tried to kill the Light, to shut the Light off. I rejected Him, despised Him. But, the more I run from it, the dirtier I felt. Then, I began to think to myself, who is this Light? Why He is too 'care' for me by disturbing me always? I want to come to him and tell him to shut up and do his own business.

Then I called him, and saw him. I saw Light. He said to me, 'My son, I love you, I really do love you, I don't want you to always struggle with your sins alone. I know you couldn't help it. My son, I am your Father, I want to help you, I will never let you alone anymore. I will help you through these bad things. Here, take my Hands, hold onto me, I will take care everything for you, just believe me and follow me.

I asked him, 'Who are you? Then he answer, 'I am Jesus. I died on the cross for you. I love you, my son. See my hands, don't you see my hands? Would you put your finger to where the nails were? Touch it if you don't believe, if you need to see first then believe.'

Then, I said to him, 'Jesus, I am so sorry for my sins, I am so sorry for my bad attitude, I am so sorry for hardness. I am so sorry if I have said, 'I would believe him, if only I saw his miracles, his signs'. I am sorry for everything, Jesus'.

He replied, 'My son, follow me, I will show you and guide you to the life you should have. Would you put your trust on me?'

Again, I said, 'Jesus, I am surrender, I will follow you till the end.'

And then, suddenly I found my peace. He lifted up all my burden, my dark heart, my sins. I found my peace for the very first time. `He renewed my heart, He gave me His Spirit, to guide me, to keep me safe, to take care of me. He give me a new heart, clean heart.

My friends, Jesus never promised you to change your jungle to be a highway. Nope. But he promised that he will be always with us, if we are stumbled, he will hold our hands, if we fall, we would never fall down to the ground, he will hold our head and body. If you face wild animals, he will guard us. If we are lost, he will guide us. If we are afraid, he will stand in front of us. If we are sad, He will kneel down to us, and remove the tears in our eyes and said, 'Do not be afraid, my son cause I am with you.' If we are hungry or thirsty, he give us the bread of life and river of living water. He never let us alone anymore.

We are too valuable for him. He said if he had 99 in his care, but one is missing, he will leave the 99 in his house and go to find the one that was lost. We are apple in his eye, we are his children, he called us by name since we were in our mother's womb. He even know the number of our hairs. He is God, my friends. He created us, He knows the best for us.

My friends, Jesus loves you too. He is not just love me. He loves everybody. He loves the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life. He promised us to dwell together with him in heaven after we died. He wants you to call him, 'Abba, Father'. It is not 50:50, but 100% sure. I tell you the truth.

Do you want to know who He is? Ask him to show himself to you. Open your heart, stop hardening your heart. He will surely come directly to you because He want to know you too. He is still knocking in front of your heart's door. Open your heart fully, not only just a little. Just like housemoving, move totally out, surrender all from your sins, repent and invite him. Jesus loves you.

Friday, 23 May 2008

Housemoving (Please Read Fully)

Hari ini aku mendengar kabar tentang keluargaku, bahwa mereka telah beres2 pindahan, aku pikir mereka akan melakukannya mendekati akhir bulan ini. Aku menjadi sangat sedih dan kembali berseru kepada Tuhan. 'God, what's next?'

Satu per satu barang kepunyaan kami diambil. Pertama kebahagiaan keluarga kami, keutuhan rumah tangga kami, bahkan nyaris nyawa papa dan mama, lalu prestasi adik2ku, mobil kami, tabungan kami, dan sekarang rumah kami, dan masih tidak berhenti sampai disitu, anjing kecil kami pun harus diambil. Rumah yang 20 tahun kami tinggali, anjing yang 7 tahun bersama kami. What's next? Let it be ceased, my Father, my Savior. I cried out to you, you are my God, to you I believe. I put my trust in you. Help us, Jesus.

I know that you will save us, I have faith in you, but even if you don't help us, I will still put my trust in you, I will always believe in you, even stronger and stronger. The more I see pains in this world, the more I want to be in heaven. I am longing to see heaven. Heaven is far more beautiful than this world, no suffering, no struggling, no pains, no sorrows, no sadness, not even one small drop of tear. My eyes is on you, Jesus.

If I looked to the past, I am truly blessed. You are such an awesome God. You saved my father, my mother, my brothers and sister, You always guide and take care of them. Why should I curse you? I should even worship you more and more. I will always love you till I my body fall asleep, my heart stop beating.

God, thank you for open my eyes of understanding. Even through this situation, you put something in my mind. I want to write it to everybody to bless them. In Jesus' name. Amen

----------------------------------------------------------

Pernahkah kamu mengalami pindahan rumah? Apa yang kamu lakukan terhadap rumah lamamu? Kamu ambil semua perabotanmu, barang2mu, kamu package them satu per satu, bukan? Kadang selama proses beres2 itu, kamu tidak sadar betapa selama ini rumah itu begitu kotor. Ternyata di belakang lemarimu, telah banyak kotoran cicak atau sarang laba2, atau di bawah kursimu, telah banyak rayap menggerogoti. Kamu tidak menyadari itu hingga kamu dipaksa bersih2 rumahmu, misalnya dengan cara pindah rumah.

Begitu pula dengan hati kita, my friends. Kita tidak akan pernah sadar betapa kotor dan menjijikannya hati kita. Kita tidak sadar karena tidak ada yang menyadarkan kita. Siapa bilang menonton film porno dosa kalau kita telah 17 tahun ke atas? Siapa bilang merokok, ngedrug, free sex itu dosa kalau kita telah cukup dewasa untuk bertanggungjawab akan masa depan kita? Siapa bilang menipu orang itu dosa kalau semua orang itu juga penipu, barang kualitas rendah, dibilang kualitas bagus, kalau tidak menipu bagaimana mungkin kita bisa kaya? Siapa bilang memikirkan diri sendiri itu dosa kalau semua orang juga begitu, masihkah ada orang baik dan tulus di dunia ini? Itukah pikiranmu? Aku pribadi mengakui, bahwa aku dulu berpikiran seperti itu.

Mengapa? Jawabannya simple, karena kita masih hidup dalam kegelapan. Kita tidak mampu membedakan yang mana yang benar dan mana yang salah. Meskipun kita mampu membedakan, kita tidak mampu melawannya. Malah semakin kita bertambah dewasa, kita semakin bertambah mengotorinya, yang tadinya hanya berbohong, lama kelamaan menipu, yang tadinya hanya mencontek saat ulangan, lama kelamaan mencuri, yang tadinya hanya melihat film porno, lama kelamaan melakukan sex before married, atau bahkan setelah married pun masih mempunyai pasangan selingkuh. Dosakah itu bagimu? Tentunya tidak bukan...atau meskipun kamu tahu itu dosa dan ada perasaan yang terus menuduhmu bersalah. Kamu telah berhasil matikan perasaan2 menuduhmu itu. Kamu berpikir, hidup di dunia ini hanya sekali, dan kamu sekarang masih muda, enjoy your life. You filled your heart with those things, my friends.

Let me tell you plainly, the things you do, I did those things as well. We are not saints, that's the truth. Sejak kita lahir di dunia ini, kita telah berada dalam kuasa dosa, dan upah dosa adalah maut. Kita tidak berdaya melawan dosa itu seorang diri, akhirnya? Seperti aku bilang sebelumnya, kita akan matikan perasaan yang terus menuduh itu, dan enjoy our lives. Is that true? Do you admit that your heart is so dirty, but you can't help it?

Kamu tahu itu salah, dan kamu tahu itu membawa maut, kamu berpikir peluangmu untuk masuk surga itu 50:50 dengan masuk neraka. Kamu hanya bisa berharap, semoga pahala2, perbuatan2 baikmu di bumi ini lebih besar daripada dosa2mu karena kamu tahu kamu penuh dosa dan kotor dihadapan Tuhan.

Sama seperti pindahan rumah, kita tidak akan pernah mau pindah kalau tidak ada sesuatu yang memaksa. Untuk kasus keluargaku, kita dipaksa oleh pihak lain. Mungkin bagi kasusmu, karena kamu ingin pindah ke tempat yang lebih baik, atau kamu harus bekerja atau studi di kota lain. Tapi segala sesuatu itu butuh driving force-nya. Am I right?

Begitu juga dengan kekotoran dalam hati kita. Kita yang seumur hidup berkecimpung di dalamnya, tidak akan pernah mampu beranjak dari situ hingga ada sesuatu yang memaksa kita berpindah. Apakah yang mampu memaksa kita beranjak dari hidup kita yang gelap itu?

Jawabannya: Sang Terang

Karena Terang itu datang dan hadir menyinari segala kegelapan kita, mata kita terbuka. Kita menyadari betapa kotornya hati kita, kita menjadi jijik dengan diri kita sendiri, kita malu, kita ingin mencari solusi untuk menyucikan diri kita. Seperti kamu mandi untuk membersihkan kotoran2 yang melekat di tubuhmu, kamu pun ingin mencari solusi untuk membersihkan kotoran2 di hatimu. Kamu mencari dan mencari tapi kamu tidak dapat menemukannya. Berbahagialah jika kamu sedang berada di posisi itu. For godly sorrow leads to repentance.

Kamu tidak sendirian, aku pun begitu, aku malu, semua kejahatan2ku, semua dosa2ku, semua kekotoran2ku terekspose oleh Sang Terang itu. Bahkan seringkali aku mencobai mematikan terang itu, aku tidak mau Dia terus menerus mengusik hatiku, aku coba usir Dia, aku coba menjauh dariNya, tapi apa yang terjadi? Semakin aku menjauh dari Terang itu, semakin aku merasa diriku kotor dan sesat hingga akhirnya aku menyerah dan mencari tahu, siapakah Sang Terang itu? Mengapa Dia 'terlalu' memperhatikanku, terus menggangguku? Mengapa Dia tidak mengurusi urusanNya sendiri?

Lalu aku panggil Dia, aku undang Dia bertatapan denganku. I saw Light. He said to me, 'My son, I love you, I really do love you, I don't want you to always struggle with your sins alone. I know you couldn't help it. My son, I am your Father, I want to help you, I will never let you alone anymore. I will help you through these bad things. Here, take my Hands, hold onto me, I will take care everything for you, just believe me and follow me.

Aku bertanya kepadaNya, 'Siapakah kamu?' Then he answer, 'I am Jesus. I died on the cross for you. I love you, my son. See my hands, don't you see my hands? Would you put your finger to where the nails were? Touch it if you don't believe, if you need to see first then believe.'

Then, I said to him, 'Jesus, I am so sorry for my sins, I am so sorry for my bad attitude, I am so sorry for hardness. I am so sorry if I have said, 'I would believe him, if only I saw his miracles, his signs'. I am sorry for everything, Jesus'.

He replied, 'My son, follow me, I will show you and guide you to the life you should have. Would you put your trust on me?'

Again, I said, 'Jesus, I am surrender, I will follow you till the end.'

And then, suddenly I found my peace. He lifted up all my burden, my dark heart, my sins. I found my peace for the very first time. Dia perbaharui hatiku, Dia beri kepadaku His Spirit, to guide me, to keep me safe, to take care of me. He give me a new heart, clean heart.

My friends, Jesus tidak pernah menjanjikan akan mengubah hutan belantaramu menjadi jalan tol, jalan bebas hambatan, dsb. Tidak. Tapi Dia berjanji, kalau Dia akan selalu beserta kita, jika kaki kita terantuk semak2, Dia akan pegang kita, jika kita terjatuh, Dia akan sangga kita, kita tidak akan pernah dibiarkanNya jatuh hingga tergeletak. Jika kita bertemu binatang buas, Dia akan menjagai kita. Jika kita tersesat, Dia akan tuntun kita. Jika kita takut, Dia akan berada di depan kita, Dia maju membuka jalan untuk kita. Jika kita sedih, Dia akan datang menghampiri dan menghapus air mata kita, Dia bilang, 'Jangan menangis, anakku. Aku Tuhanmu, Aku mengasihimu.' Jika kita lapar dan haus, diberikanNya kita Roti kehidupanNya dan air murni dari sungai kehidupanNya. Kita tidak pernah dibiarkanNya untuk sendirian lagi. Kita itu terlalu berharga buatNya, Kita ini biji mataNya, kita ini anak2Nya, Dia telah panggil nama kita sejak dalam kandungan ibu kita, Dia bahkan tahu jumlah rambut di kepalamu. He is God, my friends. He created us, He knows the best for us.

My friends, Jesus loves you too. He is not just love me. He loves everybody. He loves the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life. He promised us to dwell together with him in heaven after we died. He wants you to call him, 'Abba, Father'. It is not 50:50, but 100% sure. I tell you the truth.

Do you want to know who He is? Ask him to show himself to you. Open your heart, stop hardening your heart. He will surely come directly to you because He want to know you too. He is still knocking in front of your heart's door. Open your heart, invite him. Jesus loves you.