Monday, 26 May 2008

Arti dari Jawaban Tuhan di Perjanjian Baru

Jujur saja, hingga saat ini (29 Oktober 2007), aku masih tidak mengerti, apakah Tuhan benar2 ingin memakai aku atau ini hanyalah emosi aku yang sedang menggebu2. Tapi aku selalu imani dalam hatiku kalau Tuhan hendak bekerja melalui diriku meskipun sebenarnya aku sedang terus mencoba untuk mencari konfirmasi dari Tuhan.

Tapi saat aku meminta, Dia menjawab. Saat aku mencari, Dia menyatakan diriNya. Lewat Efesus 5:22-33, disini Tuhan membuka rencanaNya kepadaku. Apa yang Tuhan ingin aku lakukan, Tuhan nyatakan lewat perikop ini. Dari pengertianku, aku merasakan bahwa Tuhan ingin agar aku mengingatkan kepada gereja2 Tuhan (anak2 Tuhan) untuk merpersiapkan dirinya sebagai mempelaiNya Tuhan, untuk mempersiapkan dirinya menyambut pernikahan (menjadi satu) dengan Tuhan. antara Tuhan dan gerejaNya (Matius 25, tentang Perumpamaan Ten Virgins)

cleansing her by the washing with water through the word,
and to present her to himself as a radiant church,
without stain or wrinkle or any other blemish,
but holy and blameless

Aku melihat ke lingkungan di sekitarku, Jerman pada khususnya, banyak dari gereja Tuhan yang telah kehilangan api rohnya, kebanyakan gereja bagi orang2 disini hanyalah rutinitas biasa, atau ketika mereka ada kebutuhan, misalnya mereka hendak menikah di gereja, atau hendak pemberkatan orang mati, mereka baru mau mulai datang, atau ketika mereka berada di penghujung umurnya, setelah selama hidupnya melupakan Tuhan, akhirnya mereka mencari Tuhan untuk mendapatkan surga.

Atau kalau aku lihat di indo, tidak sedikit orang yang tujuan ke gerejanya masih salah, mereka menganggap bahwa gereja adalah tempat yang cocok untuk mencari jodoh dalam Tuhan, bukan mencari Tuhan sebagai jodohnya. Aku tidak terlalu mempersalahkan hal tersebut, karena itu lebih baik daripada tidak gereja sama sekali. Mungkin suatu saat mereka akan tersentuh hatinya saat mendengarkan salah satu penginjilan, atau apapun, Tuhan punya rencanaNya sendiri. Tapi alangkah lebih baiknya, kalau engkau ke gereja karena kerinduanmu kepada Tuhan, karena engkau ingin bersekutu bersama Tuhanmu, karena engkau ingin menerima dan mendengar firmanNya. Hal seperti itulah yang sebenarnya Tuhan harapkan dari masing2 orang yang ingin mengenalNya.

Aku pun mulai melihat ada praktik2 yang salah mulai berkembang di gereja, seperti gereja yang mulai menarik2 jemaat dari gereja lain, menganggap gerejanya yang terbaik, atau gereja yg mengajarkan bahasa roh (aku bilang mengajarkan bukan menerapkan, tolong jangan salah tangkap), gereja yang mengatakan bahwa tanpa bahasa roh, kita tidak akan masuk surga.

Atau ada gereja yang saat kotbah lebih banyak jemaat yang tidur daripada jemaat yang mau mendengarkan (masalahnya mungkin berasal dari pendetanya ataupun juga dari jemaatnya).

Atau ada pula gereja yang lebih menekankan kepada hal2 duniawi, yang mementingkan uang jemaatnya, bangunan gerejanya, dan akhirnya mereka menjadikan gereja adalah sarana mengeruk keuntungan dan memperkaya dirinya sendiri. Mereka meminta jemaatnya berkomitmen selama periode tertentu untuk secara konstan memasukkan jumlah tertentu ke kas gereja sebagai bentuk devoted to God.

Atau ada juga gereja yang saking takutnya kehilangan jemaat, mereka cuma mengajarkan hal2 yang ringan, yang meneduhkan, yang memberikan kepuasan belaka, yang sebenarnya merekapun dapat peroleh dari luar gereja, seperti manajemen waktu, manajemen uang, manajemen keluarga, tentang janji2 Tuhan, tentang berkat Tuhan (tidak ada yang salah hingga tahap ini). Tetapi akan menjadi salah, kalau mereka melihat jemaat2nya melakukan hal2 yang salah tetapi tidak menegur, misalnya: homoseks, sex before married, percabulan, perzinahan, egois, mata duitan, berpikiran negatif terhadap orang lain, gosip, tamak. Alasan mereka tidak menegur benar2lah klise, mereka takut jemaatnya kabur dan tidak datang2 kembali. Mereka berpikir lebih baik mereka diam dan tutup mata.

HAI GEREJA TUHAN, BANGKIT!

New Testament (Ephesus 5:22-33)

Wives and Husbands

Wives, submit to your husbands as to the Lord
For the husband is the head of wife as Christ is the head of the church,
His body, of which He is the Savior.
Now as the church submits to Christ,
So also wives should submit to their husbands in everything.

Husbands, love your wives,
just as Christ loved the church and gave himself up for her to make her holy,
cleansing her by the washing with water through the word,
and to present her to himself as a radiant church,
without stain or wrinkle or any other blemish,
but holy and blameless.

In this same way, husbands ought to love their wives as their own bodies.
He who loves his wife, love himself.
After all, no one ever hated his own body, but he feeds and cares for it,
just as Christ does the church
For we are members of His body.

For this reason a man will leave his father and mother and be united to his wife,
and the two will become one flesh.

This is the profound mystery -- but I am talking about Christ and the church

However, each one of you also must love his wife as he loves himself,
and the wife must respect her husband.

Arti dari Jawaban Tuhan di Perjanjian Lama

Let the hearts of those who seek the Lord rejoice

Ayat tersebut berisi tentang kesukacitaan bagi orang2 yang punya kerinduan akan Tuhan. Dari sini, Tuhan hendak menguatkanku bahwa siapapun orang yang punya kerinduan untuk mengenal Tuhan lebih dekat lagi, Tuhan akan datang menghampiri dan membuat hatinya bersorak sorai.

Hal ini sama persis dengan kejadian yang aku alami. Sejak 7 bulan yang lalu, aku mulai mempunyai kerinduan untuk dekat pada Tuhan, dan akhirnya sekarang aku mengalami perjumpaan langsung dengan Tuhan dan mengalami jamahan Tuhan atas hidupku.

He remembers His covenant forever,
The word He commanded, for a thousand generations,
The covenant He made with Abraham,
The oath He swore to Isaac.
He confirmed it to Jacob as a decree,
To Israel as an everlasting covenant:
To you, I will give the land of Canaan As the portion you will inherit.

Lewat ayat ini, Tuhan juga hendak menguatkanku tentang kekhawatiranku akan karier dan masa depan. Tuhan kita itu bukan Tuhan yang lalai menepati janjiNya. Pernahkah engkau membaca di Alkitab bahwa Tuhan bohong? Pernahkah engkau membaca di Alkitab bahwa Tuhan gagal menepati janjiNya? Tidak pernah bukan.

Tuhan kita itu adalah Tuhan yang selalu mengingat perjanjian2 yang pernah Dia buat sampai selama2nya, perjanjianNya terhadap Abraham, sumpahNya kepada ishak, yang mana Tuhan tanamkan kepada Yakub sebagai ketetapanNya. Tuhan ingat akan semuanya itu, dan hal yang samapun juga berlaku terhadap janjiNya untuk diriku (Alvin). Tuhan bakalan memberikan kepadaku Tanah kanaan sebagai bagian yang akan aku terima nanti.

Tanah Kanaan = Tanah Perjanjian = Surga

Yang ingin aku jelaskan disini bukan jaminan diriku sendiri untuk masuk surga, melainkan aku ingin menyaksikan bahwa Tuhan itu sungguh ada dan Dia menjawab doa2 yang kita naikkan. Dia itu dekat untuk orang yang berharap kepadaNya.

Aku tidak ingin bermegah diri mengenai janji keselamatannya untukku, tapi aku dengan sangat, ingin kalian pun bisa merasakan hal yang sama. Mempunyai hubungan yang indah dengan Allah Penciptamu adalah hal terbaik yang bisa kamu dapatkan. Bayangkan, dunia ini dijadikannya, ada 7 milyar orang di dunia ini, tapi kamu termasuk salah satu orang yang dikenalNya. Dia rindu untuk berjalan bersamamu, bukankah itu hal yang sangat membahagiakan?

Hanya ada satu jalan itu mengenalNya karena sebenarnya Dia telah ada selalu menunggumu, menunggu untuk ditemukan oleh dirimu, tapi mungkin selama ini engkau tidak pernah benar2 serius mencariNya. Dia itu sangatlah dekat, hanya sebatas hati yang rindu. Let the hearts of those who seek the Lord rejoice.

Marilah sahabat, carilah Dia dengan segenap hatimu, segenap kerinduanmu. He is waiting for you to open your door for Him, do not make Him wait for so long, otherwise when the problem came, you have no one to help you, to give you hope, to give you strength, and there will be no peace and joy in your life.

Dari ayat2 diatas, Tuhan pun ingin mengingatkanku dan menguatkanku akan ketakutanku dalam hal karir dan finansial jika aku pulang ke Indo setelah lulus. Tuhan secara tidak langsung hendak mengingatkanku akan isi janjiNya kepada Abraham dan keturunannya. Aku pun adalah keturunan Abraham. Tuhan berkata kepada Abraham,

'And I will make of you a great nation, and I will bless you, and make your name great; and you shall be a blessing: And I will bless them that bless you, and curse him that curses you: and in you shall all families of the earth be blessed.'

That in blessing I will bless you, and in multiplying I will multiply your seed as the stars of the heaven, and as the sand which is on the sea shore; and your seed shall possess the gate of his enemies; And in your seed shall all the nations of the earth be blessed; because you have obeyed my voice.

Tuhan ingatkan aku akan jaminan masa depanku, Tuhan memberkati Abraham dan keturunanNya, bakalan menjadi besar seperti pasir di pantai dan bintang di langit. Dan barangsiapa yang memberkati dia, akan diberkati, dan barangsiapa yang mengutuk dia, akan dikutuk. Dan janji itupun aku imani sejak aku pun keturunan Abraham.

Aku tidak perlu takut akan masa depanku, karirku, atau hal2 lainnya karena semuanya itu telah ada dalam rencanaNya. Aku mengimani kalau di kemudian hari, aku pasti akan bersuka di dalam Tuhan. Mungkin saat ini rencana dan jalanNya tidak seperti yang aku harapkan atau ingini, tapi aku akan selalu mengimani, benar2 meyakini kalau aku tetap di jalanNya, itu adalah jalan terbaik untukku.

Aku hanya ingin minta satu sama Tuhan, 'Tuhan, aku ingin menamatkan dahulu program Masterku. Aku tidak ingin menjadi pelayan Tuhan secara full time sekarang2 ini, aku ingin mencukupi diriku sendiri melalui karirku, aku ingin mendapatkan gelar masterku supaya kelak saat aku memulai kegiatanku melayani Tuhan, orang2 tidak melihat aku sebagai orang yang gagal dalam akademis, karir, dsb dan satu2nya jalan tersisa dan selalu terbuka adalah menjadi hamba Tuhan. Aku tidak ingin termasuk dalam bagian orang2 yang akademisnya kacau, yang kesulitan mencukupi dirinya sendiri, akhirnya berpikir untuk masuk ke dalam penginjilan..that's sad..

Ini semata2 hanyalah pencerminan karakter pribadiku, tidak bermaksud menjurus kepada hamba2 Tuhan yang fulltime melayani Tuhan, itu adalah suatu anugerah dan orang2 seperti mereka, yang benar2 mengajar berdasarkan Firman Tuhan, berhak mendapatkan double respect.

Aku secara pribadi, aku ingin menggunakan segala kemampuanku untuk menjadi berkecukupan dan bisa menggunakan segala kemampuan dan kelebihanku untuk mendukung pelebaran kerajaan Tuhan di dunia. Amin

When they were but few in number,
Few indeed, and strangers in it,
They wandered from nation to nation,
From one kingdom to another,
He allowed no man to oppress them,
For their sake, He rebukes kings,
Do not touch my anointed ones,
Do my prophets no harm.

Lewat ayat ini, Tuhanpun hendak menguatkan diriku soal kekhawatiran diriku akan penganiayaan yang mungkin akan aku alami di indo. Tuhan berjanji, meskipun aku hanya sendirian atau dalam kelompok2 kecil, tetapi tanganNya akan selalu menyertai, Dia tidak akan menginjinkan seorangpun menekan umatNya. Demi mereka, Dia menegur raja2, karena hati rajapun ada di tanganNya. Dia berkata, 'Jangan mengusik orang2 yang Kuurapi dan jangan berbuat jahat terhadap nabi2Ku!'. Kalau Tuhan sendiri yang berkata begitu, kepada siapakah aku harus takut?

Whatever will be, let it be

I believe in You, God..
Now I am a little afraid, but please keep teaching me
make me grow up, give me boldness in You
give me faith

with You always beside me, I can stand against everything..
No power is greater than You

You are majesty, marvelous, and wonderful.

I believe in you, O, God

I give my life to you
Please guide me
I need your guidance, your strength, your Grace
Praise the Lord

Now, i will do His Work, I want to help Him to tell other people about Him. To proclaim His salvation day after day, and to declare His glory among the nations. Forever Amin

Old Testament (1 Chronicle 16:7-36)

Give thanks to the Lord, call on His name
Make known among the nations what He has done
Sing to Him, sing praise to Him,
Tell of all His wonderful acts,

Glory in His holy name,
Let the hearts of those who seek the Lord rejoice.
Look to the Lord and His strength

Seek His face always
Remember the wonders He has done,
His miracles, and the judgement He pronounced.

O decendants of Israel, His servant,
O sons of jacob, His chosen ones.
He is the Lord our God,
His judgements are all in the earth.

He remembers His covenant forever,
The word He commanded, for a thousand generations,
The covenant He made with Abraham,
The oath He swore to Isaac.

He confirmed it to Jacob as a decree,
To Israel as an everlasting covenant:
To you, I will give the land of Canaan
As the portion you will inherit.

When they were but few in number,
Few indeed, and strangers in it,
They wandered from nation to nation,
From one kingdom to another,

He allowed no man to oppress them,
For their sake, He rebukes kings,
Do not touch my anointed ones,
Do my prophets no harm.

Sing to the Lord all the earth,
Proclaim His salvation day after day,
Declare His glory among the nations
His marvelous deeds among all peoples

For great is the Lord and most worthy of praise,
He is to be feared above all gods,
For all the gods of the nations are idols,

But the Lord made the heavens,
Splendor and majesty are before Him,
Strength and joy in His dwelling place.

Ascribe to the Lord, O families of nations,
Ascribe to the Lord glory and strength,
Ascribe to the Lord the glory due His name.

Bring an offering and come before Him,
Worship the Lord in the splendor of His holiness,
Tremble before Him all the earth!
The world is firmly established, it cannot be moved.

Let the heavens rejoice, let the earth be glad,
Let them say among the nations, 'The Lord reign!'
Let the sea resound, and all that is in it,
Let the fields be jubilant, and everything in them!

They will sing for joy before Lord,
For He comes to judge the earth.
Give thanks to the Lord, for He is good,
His love endure forever.

Cry out, 'Save us O God our Savior;
Gather us and deliver us from the nations,
That we may give thanks to Your holy name,
That we may glory in Your praise.'

Praise be to the Lord, the God of Israel,
From everlasting to everlasting.

My Emotion Turmoil

Even though I am happy that God really appear to me,
I began to be afraid, what He wants to do through my life?

Go back to Indonesia, preach the God's Gospel?
How about my career, my future, my dream?

Even though up until now, I don't have any idea, where God want me to be
I still need to get closer and closer with Him, to really understand Him

But I have fear in my mind

What if God really send me back to indonesia?
There is no future for Chemical Engineer, even worse,
I will experience persecution if I continue my faith in Jesus

Indonesia is the biggest moeslem country
Many churches are closed or destroyed
I am really afraid, what about my career, my life, my future

I came to Germany to pursue my dream,
to have a happy life, to be rich, and if something bad happened in Indonesia
I can stay in Germany with my family, that was my plan
Not this, used by God

Then I started ask God, what do you want from me?
If you really want me to do something for You, tell me, I will follow You
I know you are already inside me, I can feel your present

Talk to me now

I want to open my Bible
One chapter from Old testament and One chapter from New testament

And God really answer me and give me hope and strength
to continue my faith in Him

He is really a good God, and most of all,
He is real, He is different from other gods,
He is alive, He has risen, and now He is in heaven,
Everything was made because of Him

Praise the Lord

God is Real to me

24-26 Oktober 2007 aku mengikuti KKR di Italy. Sebenarnya itu hanya khusus untuk pelayan2 dan hamba2 Tuhan, misionaris, pendeta2. Not for me. Aku diijinkan ikut pun karena diajak oleh temanku ini.

Saat dia mengajakku ke Italy, aku langsung menyanggupi, karena deep down in my heart, I am eager to know God more and more. Aku ingin lebih bertumbuh lagi dalam Tuhan dan ada satu hal yang aku ingini, meskipun hingga saat ini belum memdapatkannya, aku ingin bisa berbicara dalam bahasa Roh. Aku sangat mengerti kalau hal ini banyak menyebabkan perbedaan persepsi di antara anak2 Tuhan sendiri, tapi aku ingin bisa bukan untuk dianggap sebagai jemaat dewasa atau untuk gaya2an, tapi karena aku ingin bercakap2 dengan Tuhan melalui bahasa yang tidak dapat terucapkan dengan kata2.

Aku sangat yakin kalau Roh Kudus itu benar2 nyata dan masih terus bekerja di dunia ini. I want someday, I could speak that sweet heavenly holy tongue. This is just my desire, please do not misunderstanding me. I know this is Gift from God, no one should study it, but just receive it.

Di gerejaku di indo, kami tidak terlalu menekankan peranan roh kudus dalam kehidupan orang percaya, yang mana menurut aku, itu sangatlah penting. Karena tanpa Counselor kita, kita tidak berdaya melawan cobaan hidup ini. Dia yang selalu mengajar, mengingatkan, membantu berdoa, dan terus menyebabkan kita terus menyala2 dalam iman akan Tuhan.

Jujur saja, aku sempat shock waktu ikutan KKR itu, disana berisi orang2 yang berbahasa roh, meskpun aku tahu, kalau tidak semua orang benar2 mendapatkan gift itu.

Ada beberapa orang yang saking menginginkannya akhirnya mempelajari sendiri. Tapi aku merasakan kalau kuasa Roh Kudus itu memang benar2 nyata dan aku menyaksikan kalau banyak orang mendapatkan mujizat kesembuhan, pemulihan, dsb. Aku hanya duduk tenang dan berdoa di tengah orang2 disana.

Karena aku tidak terbiasa, aku sempat menjadi takut. What are these people doing? I thought, mungkin Tuhan sedang bekerja atas diri orang tersebut, sedang mengadakan pemulihan, dsb, dan aku pun ingin merasakan jamahan Tuhan.

I have desired for that, tapi saat itu aku sempat berpikir. Mungkin hari itu bukan saatnya untuk aku. Aku takut dan ingin meninggalkan tempat itu, tapi saat aku hendak bergerak meninggalkan tempat itu. Pendeta di depan memanggil semua jemaatnya...altar call...

Semua orang yang mempunyai kerinduan untuk mengenal Tuhan lebih dekat lagi diminta untuk maju dan didoakan. Kemudian semua orang berbondong2 maju, tapi aku benar2 hendak pulang ke kamarku pada saat itu.

Anehnya, tanpa aku tidak mengerti mengapa, tanpa ada yang mengajak, tanpa ada yang memanggil, aku mempunyai dorongan untuk maju. Aku mengimani kalau ini semata2 karena kuasa Tuhan. Dia melihat kerinduanku dan Dia ingin menyatakan DiriNya kepadaku. What an amazing God!

Aku akhirnya maju, tapi aku hanya berdiri di baris paling belakang. Aku turut berdoa, dan pendetanya pun mulai memimpin doa. Dia ingin setiap orang yang ingin mengenal Tuhan secara lebih dekat lagi mengangkat tangannya. Dan akupun mengangkat tanganku, lalu dia berkata kembali, 'Barangsiapa yang benar2 rindu untuk mengenal Tuhan lebih dekat lagi, hari ini Tuhan akan melakukan sesuatu yang baru dalam dirimu, yang sebelumnya tidak pernah terjadi sebelumnya.' Dan akupun mengamini hal tersebut dan turut berdoa bersama2 dengannya. Lalu dia berkata, 'Dalam hitungan ketiga, Tuhan akan menjamah orang2 yg benar2 rindu.'

1 2 3.......
Sesuatu mulai terjadi di tubuhku. Sesuatu mulai menjalar dari dalam perutku, rasanya seperti kesemutan, menjalar ke seluruh tubuhku, seperti mengalir masuk melalui peredaran darahku. River of Living water sedang menjalar di tubuhku. Aku masih 100% sadar, aku masih dapat berpikir, masih dapat merasakan diriku sendiri. Bukan seperti orang yang kerasukan, yang setelahnya tidak dapat mengingat apa2 lagi. Dan aku merasakan hal yang benar2 marvelous terjadi. Beban2ku seolah terangkat, aku merasakan sesuatu kedamaian dan ketenangan dalam hatiku, glorious, marvelous, amazing, incredible moment I ever have. I don't have any words to describe all of this. You have to experience this by yourself.

Aku mulai mengerti mengapa murid2 Yesus saat di Taman Getsemani, saat Yesus berdoa, mereka yang tadinya terkantuk2, tapi begitu tampak ada 2 orang kudus datang bercakap2 dengan Yesus. Muridnya begitu terpesona, dan tidak ingin meninggalkan tempat tersebut, bahkan mereka menawarkan diri untuk membuat baginya tenda. Mereka tidak mau kehilangan moment2 itu, sebab mereka telah merasakan keindahnya berada di hadirat Allah, di dalam kemuliaanNya Tuhan yang sangat indah.

Saat aku mengalami hal tersebut, akupun tidak ingin membuka mataku, tidak ingin melakukan sesuatu yang dapat membuat moment itu hilang, aku hanya ingin diam dan menikmatinya. Aku takut keilangan moment2 itu.

Aku yang tadinya berdiri tegak. Pelan2 aku tidak berkuasa menahan kemuliaan Tuhan, akupun mulai berlutut. Benarlah apa yang dikatakan oleh Alkitab akan Abraham, Musa, atau siapapun, saat mereka berhadapan dengan kemuliaan Tuhan, membuka kasutNya pun, aku tidak layak. Tapi Tuhan ingin menunjukkan diriNya kepada aku yang berdosa ini. Adalah sebuah anugerah yang tidak terkira yang Tuhan berikan.

Aku merasakan ada suatu kekuatan yang maha besar dan berkuasa, dan Ia melalui mata imanku, aku dapat melihat kalau Tuhan itu benar2 nyata. Akupun tidak dapat lagi bertahan, aku dengan segala keterbatasan dan keburukanku, diriku yang rendah, hina dan tidak berarti apa2, tetapi tuhan menunjukkan DiriNya di hadapanku.

KuasaNya itu membuatku gladly bow my knee, aku berlutut di hadapan Tuhan dan kepalaku pun tidak dapat menengadah tegak, melainkan dengan sendirinya juga ikutan membungkuk hormat, seperti posisi pembaptisan. Tuhan sedang menjamahku, Dia membaptisku dengan Roh KudusNya. Dia benar2 datang menyatakan diriNya kepadaku.

Then, ketika aku telah dapat mengontrol diriku, akupun berdiri kembali. Dan kali ini pendetanya hendak berdoa untuk student2, agar mereka diberikan wisdom dari Tuhan, yang bahkan profesor2 pun tidak punya.

Profesor2, kebanyakan dari mereka itu tidak mengenal dan percaya akan Tuhan, karena otaknya selalu mengharapkan pembuktian matematis, mereka adalah orang pintar secara akal manusia, tapi bodoh dalam Tuhan. Tuhan hendak memakai kita2, student2 yang percaya kepada Tuhan untuk mempunyai wisdom dari Tuhan, yang bahkan profesor2 pun tidak punya dan membuktikan kepada seluruh orang2 di dunia kalau Tuhan itu nyata dan sedang bekerja melalui kita2, anak2 terangNya,

Aku pun mengimaninya, I really believe that even though I will spend much time for Jesus to study Bible, pray and worship, do the God's work, but still...

The Lord will make me the head, not the tail (ulangan 28:8-12)


Bahkan aku akan memjadi lebih lagi daripada diri aku yang sebelumnya, baik dalam akademisku, karirku, maupun masa depanku. Karena aku berserah penuh dan selalu mengandalkanNya. Aku terus berpegang penuh pada janji Tuhan kepada setiap orang yang menaruh percaya kepadaNya.

Pendetanya kemudian meminta student2 untuk menaruh tangan masing2 di kepala, dan dia akan berdoa. Saat tanganku masih memegang kepala, dan dia selesai berdoa, dia tiba2 bilang lagi:

There is a student come from Germany, studies Chemical Engineering
God will do something great through your life, if you are commited to Jesus

Sebenarnya ada 2 students yang datang dari Jerman dan ambil chemical engineering. Aku dan pendetaku, tetapi aku merasa kalau panggilan ini adalah untukku dan aku menerimanya. Aku imani itu, dan sesuatu terjadi lagi. Kali ini aku tidak dapat mengontrol diriku lagi. Aku 'broken', aku hancur di hadapan Tuhan, semua harga diriku, kekuatanku, prideku, egoku, semuanya hancur (broken) di hadapan Tuhan. Aku menangis sejadi2nya, dan kemudian moment2 awal yang sebelumnya telah aku rasakan, kembali datang kepadaku, dan sangatlah indah.

Aku benar2 merasakan jamahan Tuhan saat itu, dan Tuhan telah begitu nyata di hidupku. Dia melihat dan menjawab kerinduan hatiku, dan bahkan, Dia ingin memakai diriku untuk melakukan karyaNya, untuk melakukan pekerjaan yang telah Tuhan percayakan kepadaku. Untuk mengabarkan kepada orang2 yang masih mencari2 Tuhan yang benar dan hidup. Dialah Tuhan yang hidup, teman2.

Undanglah Dia masuk ke hatimu, dan kamupun akan mengalami hal yang sama seperti diriku bahkan mungkin lebih dari pengalamanku. Praise the Lord.

Tuhan benar2 datang kepadaku dan Dia hendak memakai diriku menjadi alat dan saluran kasihNya untuk orang2 yang masih terhilang

This is my Holy Spirit baptism and my Anointment with God